nelangsa
adakah
saat ini
aku
membutuhkanmu . . .
*iabahkantakpeduli. . .*
adakah
saat ini
aku
membutuhkanmu . . .
*iabahkantakpeduli. . .*
aku itu demen banget mengutip….hehehe…biar aja dibilang ngga kreatip…secara yang aku kutip itu katakata bagus…dan ada maknanya…sekarang kutipannya dari novel karya Ninit Yunita , judulnya "Test Pack". .
"sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin. . .
Will you stil love them, then?
that’s why you need commitment
don’t love someone because of what/how/they are. . .
from now on, start loving someone
BECAUSE YOU WANT TO !!!
bagus kan kutipannya. . .hehehehe…nulis sendiri….muji sendiri. . .
terlarut aku dalam kesendirian
saat aku menyadari tiada lagi dirimu kini
sampai kapankah aku mampu bertahan
tetapi aku jalani semua kisah hidupku ini
reff:
tak akan terganti setiap kenangan yang telah terukir
namun terendap indah dan melekat di hati
akankah berakhir semua rasa yang telah tercipta
di dalam benakku dan di dalam asaku
terlarut aku dalam kesendirian saat aku menyadari
tiada lagi dirimu kini
*kenal lagu ini . . waktu dinyanyi-kan Dirly Indonesian Idol . .daleeeeeeeeeem…..*
sejenak
mungkin sedetik
ataupun saat kuku menjentik
melekatkah diriku di anganmu?
saat desir angin menerpa wajahmu
dan rintik hujan memerciki hatimu
ataupun gelincir keringat di dahimu
mengingatkanmu akan aku
pernah?
*kayaknyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. . . . . . . nggak!*
: si angkuh itu
begitu sulitkah lidahmu berucap
dua kata pelega gulana
tanda menghargai sebuah usaha
yang berlari di tengah sesak udara
menyeruak sela kotakkotak tak tertata
apa susahnya sih
menyusunnya di pesan singkat biru muda
tak usah panjang makna
singkat saja
*keselpangkattiga…punkecewa…even a thank you?*
menatap samarmu di kegelapan
seraya mengeja rindu terpendam
*lelap tidurnya. . lelah raut wajahnya. . ingin memeluknya, tak bisa. . berasa nda berguna. . hhhhh . . . *
Time, I’ve been passing time watching trains go by
All of my life
Lying on the sand watching seabirds fly
Wishing there could be someone
Waiting home for me
Something’s telling me it might be you
It’s telling me it might be you
All of my life
Looking back as lovers go walking past
All of my life
Wondering how they met and what makes it last
If I found the place would I recognize the face
Something’s telling me it might be you
It’s telling me it might be you
So many quiet walks to take
So many dreams to wake and there’s so much love to make
I think we’re gonna need some time
Maybe all we need is time
And it’s telling me it might be you
All of my life
I’ve been saving love songs and lullabies
And there’s so much more
No one’s ever heard before
Something’s telling me it might be you
Yeah, it’s telling me it must be you and
I’m feeling it’ll just be you
All of my life
It’s you, it’s you I’ve been waiting for all of my life
Maybe it’s you Maybe it’s you I’ve been waiting for all of my life.
*mencerna isi lagu di atas. . berusaha meresapkan maknanya dalamdalam. . karena setiap melihat siapapun yang berpasangan . . aku punya satu pertanyaan tersendiri :"apa sih yang membuat mereka saling jatuh cinta?" *
di lekuk bayangmu aku luluh
pasrahkan seisi nirwana
bahkan jiwa. .
lindungi aku,
selamatkan aku . .
*gusti kanjeng hayamwuruk . . di balik jubah ungu itu. . aku tergugu. . auditorium RRI Solo, Juni 2005*
Bang sms siapa ini bang …
Bang pesannya pake sayang sayang
Bang nampaknya dari pacar abang
Bang hati ini mulai tak senang
Bang tolong jawab tanyaku abang
Bang nanti hape ini ku buang
Bang ayo dong jujur saja abang
Bang kalo masih sayang …
Kalau bersilat lidah memang abang rajanya
Tlah nyata abang salah masih saja berkilah
Orang salah kirimlah
Orang iseng iseng² lah
Orang salah kirimlah
Orang iseng iseng² lah
Mulai dari sekarang hape aku yang pegang
*hehehehehe…..ngikik abis denger lagu ini. . . agak2 mengingatkan pada SESEORANG. . . yang terima banyak sms. . .pleiboi cap gayung itu. . . *