pradnyaparamita

January 30th, 2007

ralat

Posted by pradnyaparamita in puisi

ukurannya sepuluh. .

bukan sembilan

:-)

(masih kugambar di awang-awang)

apostrove ji. .

January 30th, 2007

mengapa langit begitu murung? (2)

Posted by pradnyaparamita in puisi
:jiwaningsun kangmas
awalnya
biru
agak semburat merah dadu
melihat kita sembunyisembunyi
menautkan jemari
isyaratkan rindu
curi pandang
diamdiam
tibatiba
kelabu
menggayut
menghampiri beriring kabut
hujanpun turun
membawa seluruh hati
hanyut
. . . . .
senyum di bibirnyapun
hilang
. . . . .

(tentang cinta yang tak bisa bersama)

-candi cetho, jenawi, 270107-

January 30th, 2007

mengapa langit begitu murung?

Posted by pradnyaparamita in puisi

:bundainezsayang

ia,
kesepian
arakarak awan meninggalkannya

dihembus angin

jauh dan jauh
tak ada kicau burungburung

yang kerap menggelitik telinganya di pagi hari

semua pergi dibawa matahari
ia,

sendiri

30januari2007-09.50

*terimakasihuntuk inspirasi dari status YMnya. .*

January 24th, 2007

hampa

Posted by pradnyaparamita in puisi
lalu seluruh tawa berubah rupa
seringai lenyap sekejap mata
raut tak berwarna
ada yang hilang di sana
*to buma 230107*
January 24th, 2007

wish i could be there. .

Posted by pradnyaparamita in puisi

aku,

tak berdaya

kuasaku menatap dari jauh saja. .

keajaiban kali ini

tidak untuk kita

belum waktunya. .

*secarapennyless. . mau liat enamlikuransmki26-27januari 2007*

*maafkan aku,’ji. .betapa aku ingiiiin. . .(sent 10.34.47/250107)*

January 18th, 2007

waving

Posted by pradnyaparamita in puisi

nelangsa menatapmu berlalu

berharap berpaling sedikit padaku

akhiri pertemuan itu

sebuah lambaian sederhana

kan kubalas dengan doa

tapi

.

.

kau l  u p a . . .

*bandarasoekarnohatta,09.00-9januari2007*

(mau tau rasanya? jLeb abeeeeeeeeeeeeeees. . ."sepele" dan "ngga penting" memang. .tapi means a lot UNTUK AKU!)

January 18th, 2007

penabuluangsa

Posted by pradnyaparamita in puisi

:dentingkatakataku

ia bergerak lincah

pada tubuh polos tanpa dosa

dilumurkannya seribu kata bertinta macam warna

puisi entah prosa

berlembarlembar

katakata berjejal

tumpah ruah rayuan dan putus asa

rajukan dan serapah

hingga lelah

iapun berhenti

titik

cukup untuk hari ini

*11.30-190107*

(semoga bukan sebuah puisi “mentah”)

January 18th, 2007

a great big hug

Posted by pradnyaparamita in puisi

begitu erat

nyaman

dan

melepaskan . .

*pfiiiuh. . .thanks,abang. . means a lot. . I know that you will always there. . as my best brother I ever had. . *

-parkirantim,23.48,180107-

January 17th, 2007

maaf

Posted by pradnyaparamita in puisi

di seberang,

kata itu dalamdalam terucap
bersayap di baliknya
membutuhkan seribu pengertian

pun kebijaksaan menerima

dasar sejatinya cinta

"keadaannya memang seperti ini. ."

11.12 - 11. 28

(ada tapi tak bersama. . bicara tapi tak hanya padaku. . bercabang . . )

180107
January 17th, 2007

s e l e k s i a l a m

Posted by pradnyaparamita in puisi
alam kah
sedang menguji kesetiaan dan kesabaranku;
untuk tetap di sisimu?
110107 6.08PM
(walau selalu dengan syarat . ."asal. . ")
Next Page »