ralat
ukurannya sepuluh. .
bukan sembilan
(masih kugambar di awang-awang)
apostrove ji. .
ukurannya sepuluh. .
bukan sembilan
(masih kugambar di awang-awang)
apostrove ji. .
awalnyabiruagak semburat merah dadumelihat kita sembunyisembunyimenautkan jemari
tibatibakelabumenggayutmenghampiri beriring kabut
(tentang cinta yang tak bisa bersama)
-candi cetho, jenawi, 270107-
:bundainezsayang
ia,kesepian
dihembus angin
tak ada kicau burungburungyang kerap menggelitik telinganya di pagi hari
semua pergi dibawa matahari
sendiri
30januari2007-09.50
*terimakasihuntuk inspirasi dari status YMnya. .*
ada yang hilang di sana
aku,
tak berdaya
kuasaku menatap dari jauh saja. .
keajaiban kali ini
tidak untuk kita
belum waktunya. .
*secarapennyless. . mau liat enamlikuransmki26-27januari 2007*
*maafkan aku,’ji. .betapa aku ingiiiin. . .(sent 10.34.47/250107)*
nelangsa menatapmu berlalu
berharap berpaling sedikit padaku
akhiri pertemuan itu
sebuah lambaian sederhana
kan kubalas dengan doa
tapi
.
.
kau l u p a . . .
*bandarasoekarnohatta,09.00-9januari2007*
(mau tau rasanya? jLeb abeeeeeeeeeeeeeees. . ."sepele" dan "ngga penting" memang. .tapi means a lot UNTUK AKU!)
:dentingkatakataku
ia bergerak lincah
pada tubuh polos tanpa dosa
dilumurkannya seribu kata bertinta macam warna
puisi entah prosa
berlembarlembar
katakata berjejal
tumpah ruah rayuan dan putus asa
rajukan dan serapah
hingga lelah
iapun berhenti
titik
cukup untuk hari ini
*11.30-190107*
(semoga bukan sebuah puisi “mentah”)
begitu erat
nyaman
dan
melepaskan . .
*pfiiiuh. . .thanks,abang. . means a lot. . I know that you will always there. . as my best brother I ever had. . *
-parkirantim,23.48,180107-
di seberang,
bersayap di baliknya
pun kebijaksaan menerima
dasar sejatinya cinta
"keadaannya memang seperti ini. ."
11.12 - 11. 28
(ada tapi tak bersama. . bicara tapi tak hanya padaku. . bercabang . . )
alam kahsedang menguji kesetiaan dan kesabaranku;
untuk tetap di sisimu?
110107 6.08PM